Bahan Sosialisasi Pilbup Grobogan 2020

Bahan sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Grobogan Tahun 2020 terkait kolom kosong dan paslon untuk pemiihan bupati dan wakil bupati Grobogan akhirnya ditetapkan oleh KPUD Grobogan. Hal tersebut tertuang dalam pengumuman nomor 211/KPU.Kab.012.329260/IX/2020 tentang penetapan nama dan tata letak posisi pasangan calon bupati dan wakil bupati Grobogan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Grobogan tahun 2020.

dikutip dari laman KPUD Grobogan, Agung Sutopo,  Ketua KPUD Grobogan menyatakan, penetapan tersebut berdasarkan keputusan KPU Grobogan Nomor 231/PL.02-2.Kpt/3315/KPU-Kab/IX/2020 tentang penetapan tata letak posisi pasangan calon dalam surat suara dan daftar pasangan calon dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Grobogan tahun 2020.

“Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Grobogan mengumumkan penetapan nama dan tata letak posisi pasangan calon bupati dan wakil bupati Grobogan yang memenuhi persyaratan menjadi peserta pemilihan bupati dan wakil bupati Grobogan 2020 sebagai berikut.”

“Tata letak di sebelah kanan dengan nama pasangan calon bupati Hj Sri Sumarni, SH, MM dan calon wakil bupati dr Bambang Pujiyanto, M.Kes. Kemudian, partai politik atau gabungan partai politik yakni PDI Perjuangan, PKB, Gerindra, Golkar, PKS, PPP, PAN, Hanura dan Demokrat,” kata Ketua KPU Grobogan, Agung Sutopo.

Sementara itu, Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Ngatiman, menjelaskan, bahan sosialisasi bupati dan wakil bupati untuk surat suara yang akan dipakai dalam Pilbup Grobogan 2020 resmi diumumkan kepada masyarakat. Dengan demikian, warga Kabupaten Grobogan mendapatkan gambaran tentang isi dalam surat suara yang akan dipakai untuk menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Ini bisa disosialisasikan dan diumumkan dengan media apapun. Para relawan demokrasi juga dapat mempergunakannya dalam sosialisasi saat terjun ke masyarakat,” jelas Ngatiman.

Ngatiman menjelaskan, hanya ada satu paslon yang memenuhi syarat. Paslon Sri-Bambang resmi melawan kotak kosong dalam Pilbup Grobogan, 9 Desember 2020. Selanjutnya, pada pengundian tata letak, paslon Sri-Bambang mendapatkan sisi sebelah kanan. Di kolom kiri hanya berupa kotak kosong tanpa gambar.

“Tata letak gambar paslon ada di sebelah kanan. Sedang di sebelah berupa kotak kosong tanpa gambar,” pungkas Ngatiman.

Publikasikan

Maskot KPU Grobogan Pemilukada 2020

Mungkin banyak masyarakat yang belum tahu maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Grobogan 2020 ini, berikut ulasan kami :

  1. Maskot berjuluk Ki Sugro memiliki akronim Suara Grobogan hasil kreator Muda Abdul Rouf berasal dari Tawang, Jambon Kecamatan Pulokulon 
  2. Maskot bergambar sosok Katak yang mewakili identitas kuliner ternama Kabupaten Grobogan Swike
  3. Maskot dilengkapi dengan caping dan pakaian lurik jawa sebagai simbol Kabupaten Grobogan sebagai wilayah yang terkenal pertaniannya.
  4. Maskot memiliki logo Petir sebagai tanda semangat. Berarti memberikan energi positif kepada masyarakat
  5. Maskot Sosok Katak pada tangan kanan memegang paku dan pada tangan kiri jari kelingking dicelupkan tinta bermakna memberikan semangat masyarakat untuk ikut berpartisipasi untuk memilih/menggunakan hak suaranya.

Semoga Bermanfaat

Publikasikan

Sah..! Paslon Sri Sumarni & Bambang Pujiyanto sebagai Peserta Pemilukada Grobogan 2020

Hari ini, Rabu (23/09) Berdasarkan Pengumuman Nomor 206/KPU.Kab-012.329260/IX/2020, KPU Grobogan menetapkan Pasangan Hj. Sri Sumarni, S.H., M.M  dan dr. Bambang Pujiyanto, M.Kes sebagai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Grobogan dengan 1 (satu) Pasangan Calon.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Grobogan menggelar penetapan pasangan calon kepala daerah Pilkada 2020. Penetapan paslon ini digelar sesuai jadwal dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2020 dan dengan mekanisme penetapan berdasarkan PKPU 9 Tahun 2020 tentang Pencalonan Pilkada.

Pada Pasal 68 PKPU itu menyebutkan bahwa penetapan hasil verifikasi persyaratan pencalonan, persyaratan bakal calon, dan penetapan pasangan calon peserta pemilihan dilakukan melalui rapat pleno KPU provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP kabupaten/kota. Hasil verifikasi paslon kemudian dituangkan dalam berita acara penetapan paslon. Lalu, berdasar berita acara tersebut, KPU provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP kabupaten/kota menetapkan paslon melalui Keputusan KPU. Selanjutnya, hasil dari penetapan paslon itu diumumkan.

Publikasikan