FOGGING, CEGAH DAN BERANTAS NYAMUK DB DI DESA PANUNGGALAN

KIM YOGASWARA-(4/10/2018) Aedes Aegypti_merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah. Selain dengue, nyamuk ini juga merupakan pembawa virus demam kuning _(yellow fever), chikungunya, dan demam Zika yang disebabkan oleh virus Zika. Penyebaran jenis ini sangat luas, meliputi hampir semua daerah tropis di seluruh dunia. Sebagai pembawa virus dengue, A. aegypti merupakan pembawa utama (primary vector) dan bersama Aedes albopictus menciptakan siklus persebaran dengue di desa dan kota. Mengingat keganasan penyakit demam berdarah, masyarakat harus mampu mengenali dan mengetahui cara-cara mengendalikan jenis ini untuk membantu mengurangi persebaran penyakit demam berdarah.

Nyamuk Aedes aegypti dewasa memiliki ukuran sedang dengan tubuh berwarna hitam kecoklatan. Tubuh dan tungkainya ditutupi sisik dengan gari-garis putih keperakan. Di bagian punggung (dorsal) tubuhnya tampak dua garis melengkung vertikal di bagian kiri dan kanan yang menjadi ciri dari spesies ini. Sisik-sisik pada tubuh nyamuk pada umumnya mudah rontok atau terlepas sehingga menyulitkan identifikasi pada nyamuk-nyamuk tua. Ukuran dan warna nyamuk jenis ini kerap berbeda antar populasi, tergantung dari kondisi lingkungan dan nutrisi yang diperoleh nyamuk selama perkembangan. Nyamuk jantan dan betina tidak memiliki perbedaan dalam hal ukuran nyamuk jantan yang umumnya lebih kecil dari betina dan terdapatnya rambut-rambut tebal pada antena nyamuk jantan. Kedua ciri ini dapat diamati dengan mata telanjang.

Beberapa laporan kejadian beberapa warga khususnya anak-anak yang terjangkit DB di Dusun Kedungwungu Desa Panunggalan dan Beberapa saran, masukan dari warga agar dilakukan pencegahan dini supaya Dusun Kedungwungu pada khususnya dan Desa Panunggalan pada umumnya terbebas dari penyakit berbahaya tersebut. Salah satu cara dengan Fogging. Memenuhi permohonan warga, pada hari ini, Kamis (04/10/2018) dilaksanakannya Fogging di Dusun Kedungwungu.

Bapak Kusdi, Plt Kepala Dusun Kedungwungu saat diminta keterangan terkait fogging menyampaikan bahwa Upaya untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti dilaksanakan fogging di Dusun Kedungwungu bersama  pegawai kesehatan Puskesmas Pulokulon I dan tim pelaksanaan fogging dari Dinkes Kabupaten Grobogan, Sejumlah lima personel melaksanakan pengasapan sejak pukul 07.00 WIB. Berharap dengan fogging nyamuk penyebab penyakit demam berdarah menjadi mati namun tidak kalah penting dari fogging adalah pola hidup bersih dengan senantiasa melaksanakan 3M, menutup, menguras dan mengubur harus lebih diinsentifkan papar Petugas Fogging saat di temui disela-sela pelaksanaan pengasapan.

Kontributor: Nur Faizin, S.Pd

Publikasikan

KEDATANGAN TAMU TIM SURVEIOR AKREDITASI KEMENTRIAN KESEHATAN RI DI UPTD PUSKESMAS PULOKULON 1


Yogaswara – Jumat (21/9) Tim Surveior Akreditasi Kementrian Kesehatan RI yang diwakili Yenny Yuanita Rumengan, SKM, MPH , dr.Agustina Ponasti Dewi, M.Si dan dr. kuji L. K. Riwu Kaho telah selesai melaksanakan survei di Puskesmas Pulokulon 1 tahun 2019

Dalam kegiatan tersebut yang dilaksanakan selama 3 hari mulai dari tanggal 19 – 21 September 2019 untuk menilai dari mutu pelayanan, peralatan medis hingga SDMnya

Dalam wawancara kami dengan dr. Rini Ariyanti selaku Kepala UPTD Puskesmas Pulokulon 1 Beliau menyampaikan bahwa Puskesmas Pulokulon 1 sudah lebih baik dalam mutu pelayanan, peralatan medis, fasiltas kesehatan dan SDMnya sudah sesuai dengan standart yang ditentukan dan selalu akan ditingkatkan. Bu Rini berpesan kepada masyarakat bahwa puskesmas tidak hanya untuk orang sakit tetapi juga untuk orang yang sehat agar bagiamana menjaga kesehatan dan terhindar dari sakit. Agar tercapainya Visi Puskesmas Pulokulon 1 yaitu Menjadi Puskesmas andalan menuju masyarakat Pulokulon sehat dan mandiri.

Kontributor : Richi, Rizky

Publikasikan