Santunan Yatim Piatu dalam Memperingati Tahun Baru 1440 H/2018 M

Yogaswara – Minggu (23/9) Pemuda RT. 05 dan RT. 06 RW. 08 Dusun Ngampel Desa Panunggalan yang menamakan diri dalam Wadah Karang Taruna Muda Mudi Setia Dusun Ngampel telah mengadakan kegiatan Santunan Yatim Piatu dan Kaum Duafa dalan rangka memperingati 1 Muharram 1440 H/2018 M.

Dalam kegiatan tersebut kaum duafa’ yang disantuni berjumlah 35 Orang yang tersebar di Dusun Ngampel Desa Panunggalan, sedangkan Anak Yatim Piatu berjumlah 30 Orang, ini meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 15 orang. Anak yatim piatu yang disantuni untuk tahun ini berasal dari Desa Panunggalan, Sidorejo, Tuko, dan Jatiharjo serta beberapa desa di luar kecamatan Pulokulon.

Dalam sambutan Bapak Nur Hasyim selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa “Santunan Yatim Piatu ini sudah dilaksanakan rutin setiap bulan Muharram dan Alhamdulillah pada 1440 H/2018 M ini adalah yang ke-6 Kalinya.”

“Sedangkan Donatur dari Santunan Yatim Piatu ini berasal dari masyarakat Ngampel Panunggalan, Jatiharjo, Sidorejo, Trowolu, Toroh, komunitas pedagang Pasar Kuwu, Komunitas Musisi, dan berasal dari luar jawa seperti kalimantan dan sumatera.”

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Bukhori, SH selaku Anggota DPRD Kabupaten Grobogan, Kepala Desa Panunggalan, Babinkamtibmas Desa Panunggalan, MWC NU Kecamatan Pulokulon, Banser, Ketua Karang Taruna Kecamatan Pulokulon, Ketua Karang Taruna Desa Panunggalan, Ketua KIM Yogaswara Panunggalan, dan masyarakat desa Panunggalan.

Kontributor : Syam’s

Publikasikan

NGAJI BARENG CAK NUN DI DESA PULOKULON

 

KIM YOGASWARA (31/8/2018) Desa Pulokulon telah berjasa memberikan pencerahan bagi masyarakat Kecamatan Pulokulon melalui kegiatan Pengajian Umum & Silaturrahmi dengan tema Ngangsu Kaweruh Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng di Lapangan Desa Pulokulon Kecamatan Pulokulon.
Meskipun diiringi gerimis dan rintik hujan.yang membasahi, namun tak menyurutkan antusias masyarakat Desa Pulokulon dan sekitarnya bahkan luar kecamatan untuk datang berduyun-duyun dengan penuh kegembiraan, kebahagiaan, kebersamaan dan semangat mengaji. Pada acara tersebut hadir para sesepuh, tokoh dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan ( Camat, Danramil dan Kapolsek ) yang menambah spirit masyarakat.
Acara diselenggarakan oleh Anak Rantau Korea Pulokulon (ARCORP) yang tak lain adalah Komunitas TKI Korea Untuk masyarakat mereka persembahkan Ngaji Bareng ini. Sebagian TKI ini tak bisa pulang bergabung, tapi mereka tetap senang, bangga, dan puas hatinya, karena Mbah Nun dan Kiai Kanjeng berkenan hadir di Desa Pulokulon untuk memberikan bimbingan dan energi keteduhan kepada masyarakat di sini demi membangun kebersamaan semua elemen di Desa Pulokulon khususnya.
Cak Nun panggilan akrab Emha Ainun Najib menyampaikan pentingnya belajar sejarah hebatnya leluhur orang Jawa pada umumnya dan Grobogan pada khususnya. Terlebih menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan anak bangsa. Cak Nun juga berpesan kepada generasi muda untuk terus belajar dan menggali sejarah sebagai acuan mewujudkan pemimpin masa depan Indonesia yang hebat dan beradab.

 

 

Kontributor: Nur Faizin, S.Pd

Publikasikan

IRMAS Baitul Muttaqin Panunggalan ikut memeriahkan HUT RI ke-73

Minggu 26 Agustus 2018, Warga lingkup Masjid Baitul Muttaqin Panunggalan juga memeriahkan Dirgahayu Republik Indonesia yang Ke- 73 dengan mengadakan perlombaan. IRMAS Baitul Muttaqin yang menjadi penggerak di laksanakan nya perlombaan, walaupun bisa dikatakan perayaan HUT RI telat dibanding daerah-daerah lain yang sudah mengadakan perayaan untuk memeriahkan HUT RI tapi bukan alasan IRMAS untuk tidak ikut memeriahkannya. Pasalnya kemarin jauh sebelum 17 Agustus warga lingkup dan IRMAS Baitul Muttaqin semuanya di fokuskan untuk acara Perayaan Idul Adha, baru setelah pelaksanaan penyembelihan hewan qurban IRMAS bisa melanjutkan ke agenda selanjutnya yaitu lomba dalam rangka perayaan HUT RI ke-73.
Lomba di isi dari untuk anak-anak, pemuda-pemudi sampai ibu-ibu. Tujuan IRMAS dalam melaksanakan perlombaan tidak untuk pamer hadiah melainkan wadah untuk warga agar selalu mengingat perjuangan para leluhur kita untuk mengusir penjajah, selain itu juga dalam perlombaan IRMAS juga menyampaikan bahwa dalam perlombaan tidak hanya kalah dan menang tapi untuk berlomba-lomba dalam melakukan hal kebaikan, dimana mengajarkan kita kalau dalam melakukan sesuatu hendaknya di iringi kebaikan, dengan itu rasa kemanusiaan akan selalu bersinar.
Memang perlombaan dalam merayakan HUT RI tidak seberapa dari apa yang di perjuangan para pendiri bangsa, tapi dengan semangat selalu merayakan kemerdekaan itu akan menjadikan kita juga berjuang dalam melestarikan apa yang sudah di dirikan oleh pendiri bangsa.

Publikasikan

Pertama Pendaftar, Pilkades Desa Panunggalan

Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2018 Tahapan demi tahapan telah dilalui oleh Panitia Pilkades 2018 Desa Panunggalan. Mulai Senin, 21 Agustus 2018 hari pertama tahap pendaftaran Bakal Calon. Pada hari ini Kamis, 23 Agustus 2018 di Sekretariat Pilkades Panunggalan telah mendaftar yang pertama pada pukul 09.10 WIB seorang bakal calon Kepala Desa atas nama SUWARTO, S.Pd, yang diwakili oleh Putranya HERU WIDHIANTO dikarenakan yang bersangkutan sedang melaksanakan ibadah haji.
Berdasarkan informasi dari Sekretaris Pilkades Ahmad Munthohar, sesuai dengan Tatib Pilkades, penyampaian berkas pendaftaran dapat diwakilkan dengan syarat melampirkan surat kuasa bermaterai cukup.
Selanjutnya pada pukul 10.15 WIB diikuti oleh Pendaftar yang kedua yaitu Muslikin Amna (saat ini masih menjabat Kades Panunggalan) dengan berkas pendaftaran sebanyak 4 (empat) bendel sesuai dengan peraturan dan tata tertib.


Ketua Panitia Pilkades Drs. M. Karmain mengatakan, “pendaftaran ini sudah dibuka sejak Senin (21/8/2018) sampai (30/8/2018) yang akan datang, bahkan memasuki hari ketiga ini sudah ada yang mendaftar dan telah memenuhi persyaratan dan kelengkapan yang harus dipenuhi bakal calon kepala desa,” ujarnya.
Selanjutnya Ketua Panitia juga menyampaikan setiap pendaftaran, Panitia memberikan Surat Tanda Terima Berkas Pendaftaran dan Salinan Tata Tertib Pelaksanaan Pilkades Tahun 2018 agar para bakal calon memahami tata tertib pelaksanaan Pilkades Desa Panunggalan sehingga pelaksanakan Pilkades ini benar-benar Damai dan Nyedulur sesuai Slogan Panitia.

Kontributor : Nur Faizin, S.Pd

Publikasikan

Berqurban Wujud Kepedulian Sesama dan Kebersamaan

Rabu 22 Agustus 2018 (Masehi) / 10 Dzulhijjah 1439 (Hijriah) bertetapan dengan perayaan Iduladha.
Jika sudah menapaki bulan Dzulhijjah, tentu yang ada pada pikiran kaum muslim adalah ibadah haji, karena sesuai dengan nama bulannya yaitu bulan Dzulhijjah. Disamping itu juga, selain ibadah haji masih banyak ritual yang tersimpan dalam bulan Dzulhijjah ini yaitu perayaan Iduladha atau yang lazim disebut dengan qurban, mengapa demikian? Karena pada waktu tersebut diadakan penyembelihan hewan qurban.
Masjid Baitul Muttaqin yang menjadi masjid pusat di Krajan Panunggalan melaksanakan sunnatullah yaitu qurban. Masjid Baitul Muttaqin mendapatkan 5 ekor Sapi dan 10 ekor kambing untuk di qurbankan pada iduladha tahun ini. Hewan qurban nantinya akan dibagikan ke warga lingkup Masjid Baitul Muttaqin sebanyak 15 RT. Tujuan qurban tak lain untuk beribadah kepada Allah SWT pada hari raya iduladha sekaligus mensyukuri nikmat berupa harta untuk di sadaqah kan.
dalam dimensi sosial, kurban bertujuan untuk menggembirakan kaum fakir pada Hari Raya iduladha, sebagaimana pada Hari Raya Idulfitri mereka digembirakan dengan zakat fitrah. Karena itu, daging kurban hendaklah diberikan kepada mereka yang membutuhkan, boleh menyisakan secukupnya untuk dikonsumsi keluarga yang berkurban, dengan tetap mengutamakan kaum fakir dan miskin. pelaksanaan penyembelihan hewan yang akan dikorbankan mustahik yang akan menerima daging-daging kurban itu berkumpul. Mereka satu sama lainya meluapkan rasa gembira dan sukacita yang dalam. Yang kaya dan yang miskin saling berpadu, berinteraksi sesamanya.
Mari kita manfaatkan momen ini untuk mawas diri dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Fastabiqul-khairat. Maka kita berlomba-lomba dalam berbuat kebajikan.

Publikasikan

Perayaan HUT RI ke 73 dan Idul Adha 1439 H Yasinmu

Sehubungan dengan peringatan HUT RI Ke 73 dan Perayaan Hari Raya Idul Adha 1439 H, Yayasan Indonesia Membangun Umat Grobogan telah menyelenggarakan lomba mewarnai kaligrafi dalam rangka peringatan HUT RI ke 73 untuk Peserta Didik SD IT Bina Nusantara, KB/PAUD Bina Nusantara, dan TK Bina Nusantara serta penyerahan hewan qurban yang diserahkan secara simbolis oleh Bapak Drs. M. Kamal Ab. Nasir kepada panitia qurban Masjid Baitul Muttaqin Panunggalan yang diterima oleh Bapak Ali Rosyidi pada Selasa (21/08).
Dalam sambutannya Bapak Kamal menyampaikan bahwa “Hewan qurban yang diberikan merupakan hasil iuran dari orang tua peserta didik KB/PAUD/TK/SD IT Bina Nusantara sebagai bentuk pendidikan untuk peserta didik. Dimana pada tahun lalu kita sudah melaksanakan kegiatan ini serta harapan kita tetap dapat melaksanakan qurban dengan istiqomah.”
Hewan qurban yang diserahkan berupa kambing sebanyak 4 (empat) ekor yang mana 3 (tiga) ekor merupakan hewan qurban dari Peserta Didik dan 1 (satu) ekor adalah milik Bapak H. Moch Djuri yang diperuntukkan Ibundanya yang bernama Karminah.

Publikasikan