Desa Panunggalan kembali harum atas keberhasilan Salma Sulistyoning Sigit membawa pulang medali Perunggu dalam lomba silat kategori seni tunggal pada kejuaraan pencak silat Tugu Muda Championship 2018 . Kejuaraan ini diselenggarakan Oleh IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) di Semarang pada tanggal 1-2 September 2018.

Salma panggilan akrabnya tercatat sebagai siswi kelas 6 pada salah satu Sekolah Dasar Negeri di Desa Panunggalan ini memang memiliki prestasi akademik dan non akademik.

Salma merupakan anak pertama dari Pasangan Sigit Dwi Cahyono dan Aji Sulistyowati Kusuma. Salma berlatih pencak silat dengan disiplin dan tekun yang dibimbing langsung oleh Erwan Budianto Setiap hari Sabtu bersama 20 Temannya di halaman SDN 1 Panunggalan. Pada kegiatan kejuaraan ini Salma Sulistyoning Sigit tergabung dalam kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Grobogan.

“Pencak silat adalah hobi saya. Tak Cuma untuk olahraga atau bela diri saja, tetapi juga untuk melestarikan warisan asli budaya indonesia,” komentar Salma yang beralamat di Dusun Krajan Desa Panunggalan Kecamatan Pulokulon ini. Ayah Salma, Sigit Dwi Cahyono Menuturkan bahwa anak putrinya ini memang memiliki minat dan bakat seni bela diri pencak silat sudah terlihat sejak duduk dibangku kelas 3 Sekolah Dasar. Atas kejuaraan ini sebagai orang tua mengucapkan terima kasih kepada pelatih dan pembimbing atas dedikasi dan kesabaran dalam melatih anaknya sehingga mampu meraih mendali perunggu ini. Dengan penuh haru, orang tua salma berharap agar prestasi ini terus ditingkatkan demi melestarikan budaya bangsa ini.

Publikasikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *